IFRAME SYNC
mgid.com, 713808, DIRECT, d4c29acad76ce94f

MENJARAH RUMAH ARI MULYANI DAPAT 2 GITAR DAN TV. TANGIS JOSUA ANAK YAYIM PIATU PECAH DALAM RUANG SIDANG MENYESAL IKUT MENJARAH RUMAH SRIMULYANI.


Tangerang, posjakartaraya.com.

Sidang lanjutan penjarahan rumah mantan. Mentri ke uangan Sri mulyani ke 11 terdakwa tidak saling kenal. Terdakwa sapuan, josua, supri, Sopyan, Hidayatullah Karto Suwiryo, Asrobi, parhan, Akbar, Diky, putra.

Di tangkap September 2025 menjual gitar dan TV di fb marketplas.

Bersama. Josua, jupri dan putra. TV di jual 1,800 Ribu sedangkan gitar di jual 600 Ribu. Barang barang yang di ambil milik Sri Mulyani mantan menku.

Penjarahan di lakukan malam hari. Brangkat ber 3 naik 1 sepeda motor sesampainya rumah kediaman.

“Sri mulyanin yang tidak di hunin laalu ikut jarah yang sudah ramai di kepung orang”, ujar josua.

Setalah ambil gitar josua kluar melihat Sopyan dorong TV yang ada rodanya.

Sopyan bersama parhan brangkat dari rumah naik motor sekitar 15 menit, setelah sampai rumah tujuan massa sudah banyak.

Parhan bersama sopyan mengambil kotak Teh masih ada isi 4 macam teh di ambil dari dapur.

Parhan mengambil frizer dari dapur lalu du dorong karna ada ridanya. Barangntidak sempat dijual dan di sita oleh polisi.

Hidayathullah mengambil sepeda merk Orion. Melihat keributan ikut masuk, ketika mau naik ke atas lantai 2 di kasih sepeda oleh massa yang ada di kantai 2.

“Yang ngasih ga kenal ujar terdakwa. Sepeda dan bawa pulang pakai sepeda motor”, ujarnya.

Karto suwiryo mengambil selimut tergeletak di lantai 2. Ketika di ambil sudah kotor di injak injak massa.

Selimut di buang karna kotor bekas di injak injak orang di lantai atas.

Asrobi ambil Handuk, ketika masuk massa sudah ramai dan hanya menemukan handuk lalu di bawah pulang.

Sampai rumah langsung masuk di dan handuk sempat di pakai.

Radialit mengambil baju olah raga di kamar lantai 2 handuk di dalam laci lemari, isinya sudah kosong hanya sisa baju olah raga wanita.

“Karna sudah tidak ada barang lain terpaksa di ambil. Tujuanya mau di kasih pacarnya belum semoat di kasihkan sudah ketamgkap”, katanya.

Diky ambil gantuangan konci di kasihkan ke pacarnya juga ambil modem dan lukisan.

Modem dan lukisan abstrak di kembalikan ke Sri mulyani. Yang di sita hanya gantungan konci.

Akbar mengambil dokumen pemasukan DPR RI. Dokumen dalam amplop.

Baru keluar dari rumah Srimulyani sudah ada Abri. Akbar datang ke rumah yang di jarah sudah subuh dan masih banyak massa. Dari ke 11 terdakwa tidak kenal ujar akbar polos.

Tidak ada yang memghasut tetapi tergerak jiwa Muda yang cepat emosi ke 11 terdakwa merasa kapok di hadaoan majelis hakim, Jaksa penuntutnumum Gorut SH dan pengacara para terdakwa.

Rumah sri mukyani jalan manggar Bintaro Tangerang Selatan. Para terdakwa datang ke rumah Sri mulyani melihat dari Instagram yang di lihat dari hp.

Anggi sh kuasa hukum josua anak yatim Piatu tinggal ngontrak Ikut kakak bekerja di loundry dari jam 7 pagi sampai jam 10 malam. Josua tidak tahu ada permasalaahan sri mulyani.

Josua di ajak menjarah dari pada nongkrong ga punya uang lebih baik ikut jarah aja ujar josua.

Setelah bapaknya meninggal josua makan satu hati hanya sekali ujar pemuda ini ketika di tanya pengacaranya Anggi ayu fernandez sh.

Berangkat naik sepeda motor ber 3. Sesampainya di lokasi rumah yang mau di jarah sudah ramai.

Josuan hanya melihat orang keluar masuk pada bawa barang dari dalam Akirnya ikut masuk dan mengambil 2 gitar, kesedihan.

Tangis pemuda ini pecah di ruang sidang sudah yatim piatu melakukan kesalahan ikut ikutan menjarah rumah Srimulyani.

(Play / iis)

Berita Terkait

Top