IFRAME SYNC
mgid.com, 713808, DIRECT, d4c29acad76ce94f

GOTONG ROYONG WARGA ACEH DI TANGERANG JADI SOROTAN Sambut Maulid Nabi 1448 H di Musholla Aceh Baiturrahman Pakuhaji Balaraja,


Taman Iskandar Muda Gelar Kerja Bakti, Acara Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna

BALARAJA, POSJAKARTARAYA.COM

Semangat kebersamaan dan gotong royong khas masyarakat Aceh masih kental terjaga di perantauan. Hal itu terlihat di Musholla Aceh Baiturrahman, Desa Pakuhaji, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Banteb, belum lama ini pada wartawan ini.

Warga yang tergabung dalam Paguyuban Taman Iskandar Muda Aceh Cabang Balaraja kompak melakukan kerja bakti bersih-bersih halaman musholla, persiapan hidangan hingga penataan lokasi.

Untuk menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar pada Sabtu, 26 September 2026 malam.

Meski digelar secara sederhana, acara maulid nabi Muhammad Saw kali ini diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya : sambutan dari ketua Tim cabang Balaraja oleh Bpk Musni ,
sambutan juga dari ketua Tim pusat Jakarta

*Pembacaan ayat suci Alquran
*Santunan kepada Anak Yatim
Acara tersebut berlangsung penuh kekhidmatan dan dihadiri ratusan jamaah.

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri oleh ketua ketua TIM Cabang dari berbagai kecamatan lain yang ada di JABODETABEK.

Diantara nya dari Tim cabang Cikupa Bpk H.FADLI .SE dan dari TIM Kebun jeruk,Ciruas, pasar Kemis, Tangerang, celengon, Parung panjang dan serang.

Acara puncak Maulid diisi dengan pembacaan sholawat, zikir bersama, dan tausiyah agama.

Tausiyah disampaikan oleh penceramah kondang  Ustadz K.H. Ahmad Rohali, Wakil Ketua DMI Kabupaten Tangerang*, dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Ustadz Muhammad Sya’roni dari Balaraja.

Dalam pidatonya, KH. Ahmad Rohali menekankan pentingnya memperingati Maulid Nabi sebagai momentum untuk kembali kepada ajaran Islam yang murni.

“Memperingati Maulid bukan sekadar seremonial tahunan. Ini adalah cara kita untuk memastikan diri kita.

Tetap berada dalam tuntunan ajaran agama Islam yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” tegas KH. Ahmad Rohali.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Ketua Taman Iskandar Muda Pusat Jakarta.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga Aceh di Balaraja dan berpesan untuk terus bersinergi dengan lingkungan sekitar.

“Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Warga Aceh harus terus bersinergi dengan masyarakat lokal dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah. Ini modal kita di perantauan,” ujarnya.

Makna Gotong Royong: Wujud Cinta Kepada Rasulullah, Panitia pelaksana bekerja maksimal.

Untuk kenyamanan jamaah dan tamu undangan. Mulai dari kebersihan, konsumsi, hingga keamanan.

Salah satu pengurus Musholla Aceh Baiturrahman, Muhammad Daud, kepada awak media mengatakan persiapan ini adalah bagian dari ibadah.

“Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, tapi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Gotong royong ini adalah wujud cinta kami kepada Baginda Nabi.

Semoga semua jerih payah kita mendapat pahala dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Muhammad Daud.

Nilai gotong royong ini sejalan dengan ajaran Islam sebagaimana Hadis Rasulullah SAW:

Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” (HR. Muslim).

Tradisi yang Patut Dicontoh di Era Modernisasi, Semangat warga Aceh Pakuhaji ini patut menjadi contoh. Di tengah arus modernisasi dan individualisme.

Mereka masih menjaga tradisi gotong royong yang menjadi identitas dan jati diri bangsa Indonesia.

Acara Maulid di Musholla Aceh Baiturrahman juga diisi dengan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kegiatan terlaksana dengan penuh hikmah, memberikan manfaat dan mengandung makna yang sangat mendidik.

Terutama untuk generasi penerus agar tidak melupakan sejarah dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

“Semoga semua jerih payah kita mendapatkan pahala dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin Ya Rabbal Aalamiin,” pungkas panitia.

Pewarta : psb daod73

Berita Terkait

Top