IFRAME SYNC
mgid.com, 713808, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Kolaborasi MWC NU Cikupa bersama Pemdes Cikupa dalam Menggelar Sunatan Massal Gratis Menarik Antusias Warga Se Kec. Cikupa


https://postjakartaraya.com

Kolaborasi MWC NU Cikupa bersama Pemdes Cikupa dalam Menggelar Sunatan Massal Gratis Menarik Antusias Warga Se Kec. Cikupa

Post Jakarta Raya.com

Desa Cikupa, Tangerang – Rabu, 21 Oktober 2026, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWC NU) berkolaborasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Cikupa sukses menyelenggarakan kegiatan bakti sosial sunatan massal gratis sehingga menarik antusias Warga Se Kecamatan Cikupa.

Acara yang dipusatkan di Aula Balai Desa Cikupa ini diikuti oleh Peserta sebanyak 34 Peserta, dari Warga perwakilan masing-masing Kelurahan dan Desa Di  Kecamatan Cikupa, keluarga kurang mampu dan anak yatim di wilayah Kecamatan Cikupa.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Cikupa Bapak Ali Makbud, Ketua Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (PC NU) Kabupaten Tangerang Dr. Jumhur Mahmud, Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Kecamatan Cikupa Ustad Eko Awaludin, S.Pd.I., Mustasyar (MWC NU) Kecamatan Cikupa Abah Haji Cecep Miharja, S.IP., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Kecamatan Cikupa KH. Yayan Mulyana, tim medis Lembaga Kesehatan Nahdatul Ulama (LKNU) yang diwakili Dr. A. Nurdin, jajaran pengurus Nahdatul Ulama Kecamatan Cikupa, Ketua Tangerang Komunitas Sedekah Islam Indonesia (TKSI) Tangerang Bpk. Andi Mulyandijaya, serta para orang tua peserta dan Peserta sunatan massal.

Kegiatan yang melibatkan tim medis dari Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dan Puskesmas setempat ini berjalan dengan lancar. Tidak hanya mendapatkan fasilitas khitan gratis dengan metode modern, setiap anak yang menjadi peserta juga membawa pulang bingkisan berupa obat-obatan, Makan siang Nasi Timbel , Snack, Sendal serta uang saku sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka.

Ketua Pimpinan Cabang (PC NU) Kabupaten Tangerang, Dr. Jumhur Mahmud, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pelayanan sosial, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan mengimplementasikan semangat Hari Santri Nasional melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar acara ibadah sosial, tetapi juga bentuk silaturahmi dan kepedulian kita terhadap sesama. Semangat santri adalah semangat berbagi dan berbakti kepada masyarakat. Semoga anak-anak yang dikhitan hari ini tumbuh menjadi anak-anak yang saleh, berguna bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Dikesempatan ini juga Kepala Desa Cikupa, Bapak ali Makbud dalam sambutannya menyampaikan bahwa “kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah desa dan organisasi keagamaan dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat”.

Ia menilai kolaborasi antara organisasi keagamaan dan pemerintah desa merupakan langkah positif dalam menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari rekan-rekan pengurus MWC NU Kec.Cikupa,  di tengah situasi ekonomi saat ini, biaya khitan mandiri tentu cukup terasa bagi sebagian warga. Melalui sinergi ini, kami hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis sekaligus menjalankan syariat agama bagi anak-anak kita “, ujar Pak Kades

Lanjut nya Pak Kades “Terima kasih kepada MWC NU Cikupa dan PC NU Kabupaten Tangerang yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Pemerintah Desa Cikupa akan selalu mendukung kegiatan positif yang menyentuh kebutuhan warga, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Semoga sinergi ini terus terjaga dengan baik “,  ungkap Pak Ali Makbud.

Sementara itu, Ketua Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama Kec. Cikupa Ustad  Eko Awaludin, S.Pd.I, menjelaskan bahwa

kegiatan sunatan massal merupakan bentuk kepedulian Nahdatul Ulama terhadap masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan anak.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT, kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar. Kami berharap melalui kegiatan ini, beban masyarakat sedikit terbantu dan kebersamaan kita semakin erat. Semoga anak-anak yang dikhitan hari ini menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim medis, para donatur, relawan, serta Pemerintah Desa Cikupa yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Tanpa dukungan semua pihak, acara ini tidak akan berjalan dengan baik. Semoga setiap langkah kebaikan yang kita lakukan dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT,” pungkasnya.

ia juga berharap “agenda sosial serupa bisa menjadi program rutin tahunan yang terus mempererat hubungan antar-lembaga di tingkat desa”.

“Antusiasme warga sangat luar biasa. Nahdatul Ulama berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada kegiatan keagamaan di masjid atau mushala, tetapi juga menyentuh langsung aspek sosial dan kesehatan yang dibutuhkan oleh warga desa,” pungkasnya.

Dari sisi pelayanan kesehatan, perwakilan tim medis Lembaga Kesehatan NU, Dr. A. Nurdin, menjelaskan “bahwa pelayanan tidak berhenti pada proses khitan. Pemantauan pascatindakan juga akan dilakukan untuk memastikan kondisi anak-anak tetap terjaga dan proses pemulihan berjalan dengan baik”

Ketua Panitia Peringatan Hari Santri Nasional, KH. Sodikin, S.Pd.I., turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menyebut rangkaian peringatan Hari Santri Nasional di Kecamatan Cikupa akan berlanjut dengan apel upacara.

“Terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan sunatan massal ini dengan lancar dan penuh berkah. Insyaallah, besok kita kembali berkegiatan untuk melaksanakan apel upacara peringatan Hari Santri Nasional,” ujarnya.

Upacara tersebut dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Cikupa dengan melibatkan sekitar 500 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Plt. Camat Cikupa, Supriyadi, S.STP., M.I.P., direncanakan memimpin langsung jalannya upacara.

Melalui rangkaian kegiatan sosial dan keagamaan ini, peringatan Hari Santri Nasional di Kecamatan Cikupa diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, semangat kebangsaan, serta kebersamaan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tokoh masyarakat Cikupa sekaligus Mustasyar MWC NU Kecamatan Cikupa, Abah Haji Cecep Miharja, S.IP., ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut berkat kerja sama berbagai pihak.

Ia berharap kegiatan sunatan massal itu menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat serta membawa keberkahan bagi masyarakat Desa Cikupa.

“Mari kita jaga kerukunan dan silaturahmi, karena dengan kebersamaan, segala kesulitan akan lebih mudah kita hadapi bersama,” katanya.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk kesembuhan para peserta agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi muda yang sehat, tangguh, dan berakhlak mulia.

 

P.RED_ AKANG AJI

Berita Terkait

Top