MESKI REALISASI PAD RETRIBUSI BARU Rp9,8 MILIAR, DLHK KABUPATEN TANGERANG UKIR PRESTASI BESAR “DARI PENANAMAN 10.000 MANGROVE HINGGA TRANSFORMASI SAMPAH MODERN DI MOMENTUM HUT KE-394”.
TIGARAKSA, KAB. TANGERANG.
POSJAKARTSRAYA.COM
Tahun 2026 menjadi tahun pembuktian bagi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang dibawah kepemimpinan Bpk Ujat Sudrajat, S.Sos., MT.
Berkolaborasi dengan UPTD nya Terus melakukan gebrakan walaupun ditengah tantangan besar pengelolaan sampah 2.500 ton per hari dan tekanan target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
DLHK justru mencatatkan deretan capaian strategis yang berdampak langsung pada lingkungan dan generasi muda.
Di bawah tema HUT ke-394 Kabupaten Tangerang “TERUS BERGERAK, SEMAKIN BERDAMPAK”.
DLHK membuktikan kerja lingkungan bukan sekadar mengangkut sampah, tapi membangun peradaban.
Lima CAPAIAN AKUNTABEL DARI DLHK KABUPATEN TANGERANG yang signifikan di TAHUN 2026 :
KONSERVASI PESISIR SKALA BESAR: 10.000 MANGROVE DI KETAPANG.
Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Tangerang ditandai dengan aksi nyata. DLHK berkolaborasi dengan sektor swasta.
PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan Jaringan Jurnalis Peduli Lingkungan berhasil melakukan penanaman 10.000 batang mangrove di kawasan Ketapang Urban Aquaculture, Kecamatan Mauk.
Aksi ini bukan seremonial, melainkan langkah akuntabel untuk: Menahan abrasi pantai utara yang kian kritis.
Memulihkan ekosistem tambak dan habitat biota laut. Menjadi carbon sink alami untuk mendukung target aksi iklim Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam 300 kota dunia penerima dana Bloomberg Philanthropies.
TRANSFORMASI PENGELOLAAN SAMPAH: DARI HPSN 2026 DI SQP HUB.
Momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang dipusatkan di SQP Hub, Kecamatan Kelapa Dua. dijadikan DLHK sebagai TITIK BALIK TRANSFORMASI sistem persampahan Kabupaten Tangerang.
Pada momen tersebut, DLHK meluncurkan peta jalan pengelolaan sampah modern yang terintegrasi, dari hulu ke hilir.
Transformasi ini diperkuat dengan diselesaikannya Laporan Akhir Kajian Persampahan Berbasis Kecamatan Tahun 2026.
sebuah dokumen akuntabel pertama yang memetakan karakteristik, volume, dan solusi spesifik sampah di 29 kecamatan. Tidak lagi solusi satu untuk semua, tapi solusi berbasis kewilayahan.
EDUKASI GENERASI MUDA : WORLD CLEAN UP DAY 2026 BERSAMA PELAJAR.
DLHK tidak ingin gerakan kebersihan hanya menjadi proyek dinas.
Melalui peringatan World Clean Up Day (WCD) 2026 DLHK secara masif melibatkan ribuan pelajar SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Tangerang.
Mereka diajak turun langsung memungut sampah, memilah sampah organik-anorganik, dan diedukasi tentang bahaya sampah plastik.
Ini adalah investasi jangka panjang untuk menanamkan budaya peduli lingkungan sejak dini.
AKSI BERSIH (KORVEI) RUTIN DAN RESPONSIF, Sepanjang Agustus – Oktober 2026, DLHK secara konsisten menggelar aksi korvei massal di fasilitas publik, jalan protokol, sungai, dan kawasan Puspemkab Tangerang.
Aksi ini melibatkan ASN, TNI/Polri, pelajar, dan masyarakat, menjaga wajah Kabupaten Tangerang tetap bersih di momentum HUT ke-394.
KEPEKAAN SOSIAL & TRANSPARANSI AKUNTABEL, Di luar tugas pokok lingkungan, DLHK menunjukkan jati diri sebagai dinas yang peduli.
DLHK menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak musibah di Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg.
Dari sisi akuntabilitas, DLHK secara transparan membuka data evaluasi. Hingga Oktober 2026, realisasi retribusi sampah baru mencapai Rp9,8 Miliar*. Sebagai bentuk akuntabilitas fiskal yang jujur.
DLHK mengusulkan rasionalisasi target PAD dalam APBD Perubahan 2026 sebesar Rp1 Miliar menjadi Rp2,4 Miliar (untuk pos tertentu).
Agar target lebih realistis dan tidak membebani masyarakat, sembari terus memperkuat sistem penagihan retribusi yang berkeadilan.
GUBERNUR BANTEN, ANDRA SONI memberikan apresiasi nya,
“Saya apresiasi DLHK Kabupaten Tangerang di bawah pimpinan Ujat Sudrajat, S.Sos., MT.
Beliau sukses melakukan Penanaman 10.000 mangrove di Ketapang bersama PT Indah Kiat itu luar biasa.
Itu bukan hanya menanam pohon, tapi menanam harapan untuk pesisir utara Banten yang kita jaga bersama.
Saya juga salut, DLHK berani jujur soal PAD Rp9,8 miliar dan mengusulkan rasionalisasi target.
Itu namanya transparansi dan akuntabel. Yang paling saya suka adalah pelibatan pelajar di World Clean Up Day 2026.
Membangun Banten, membangun Tangerang harus dimulai dari anak-anak kita. DLHK sudah ‘Terus Bergerak, Semakin Berdampak’.”
BUPATI TANGERANG, H. MOCH. MAESYAL RASYID juga menyampaikan aspirasi yang serupa terhadap kinerja DLHK.
Beliau menyampaikan “Terima kasih DLHK. Di HUT Kabupaten Tangerang ke-394 ini.
DLHK memberikan kado yang nyata: 10.000 mangrove untuk pesisir kita, transformasi sampah di SQP Hub, dan kajian persampahan per-kecamatan yang baru pertama kali kita miliki. Saya tahu beban sampah kita 2.500 ton sehari, tidak mudah.
Soal PAD retribusi yang baru Rp9,8 miliar, saya justru apresiasi kejujuran DLHK untuk mengusulkan penyesuaian di APBD Perubahan.
Lebih baik target realistis tapi pelayanan maksimal, daripada target tinggi tapi rakyat terbebani.
Terus libatkan pelajar, terus lakukan korvei, terus jaga Ketapang Urban Aquaculture.
Karena Tangerang Bersyukur adalah Tangerang yang bersih, hijau, dan peduli sesama, seperti bantuan di Tanjakan Mekar Rajeg itu. DLHK sudah membuktikan kerjanya berdampak.”
Dengan capaian tersebut, DLHK Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda depan dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih, hijau, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berkeadaban di usia ke-394 tahun.
DLHK KABUPATEN TANGERANG BERSIH LINGKUNGANNYA, BERDAYA MASYARAKATNYA, Salam dari Humas DLHK Kabupaten Tangerang ” terus bergerak semakin berdampak ”
Pewarta psb daod73




